Pemuda Banten Akan Tampilkan Seni Budaya Debus di Puncak Sail Karimata

sail karimataSERANG, BCO – Selepas subuh, Sabtu 1 Oktober 2016, 5 orang pemuda Provinsi Banten akan kembali mengarungi samudera menggunakan Kapal Perang KRI Surabaya menuju Pulau Karimata di Kalimantan Barat, untuk mengikuti kegiatan Sail Karimata 2016.

Rencananya dalam malam puncak event tahunan Pariwisata Nasional tersebut, Kontingen Banten akan menampilkan beragam seni kebudayaan termasuk diantaranya debus.

Dijelaskan Pendamping Kontingen Pemuda Banten, Vredo Putra Pairus, dalam kegiatan yang akan dimulai pada 4 hingga 20 Oktober 2016 tersebut akan ditampilkan beragam kesenian unggulan dari Provinsi Banten.

Selain perform di kapal, pada malam puncak kegiatan Sail Karimata ini kontingen Banten akan juga menampilkan seni debus.

“Kita ingin bukan hanya di kapal saja tampilnya, tapi juga di kegiatan puncak di Pulau Karimata, kita ingin menampilkan kesenian budaya Banten,” ujar Vredo saat ditemui, Jumat 30 September 2016.

Menurutnya kegiatan Sail Karimata hanya salah satu bagian dari kegiatan Kapal Pemuda Nusantara (KPN) 2016 yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI

Sementara dijelaskan Wakil Komandan Satgas KPN, Suprapto, ajang tersebut sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kapasitas dan peran pemuda dalam bidang kepariwisataan dan kemaritiman.

“Ini sesuai dengan tugas pokok Asdep peningkatan kapasitas pemuda, kali ini kegiatan Kapal Pemuda Nusantara berpartisipasi dalam rangka Sail Selat Karimata,” ujarnya saat dihubungi via telepon, Kamis.

Lebih lanjut, Kepala Bidang Kedaulatan Pangan, Energi, dan Lingkungan Hidup Kemenpora tersebut menjelaskan melalui kegiatan Kapal Pemuda Nusantara 2016 ini, ia bisa mengenalkan batas-batas wilayah teritorial, peningkatan nasionalisme, cinta tanah air serta meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan.

“Kami sangat berharap, pemuda juga sadar akan potensi kekayaan alam yang sangat besar dan sampai saat ini pengelolaanya belum optimal untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat Indonesia. Sekaligus dapat dikembangkan menjadi suatu industri pariwisata maritim menuju poros maritim dunia, sebagai implementasi visi pemerintahan kabinet kerja saat ini,” imbuhnya.

Selain itu, juga kegiatan ini menurut Suprapto sebagai ajang untuk mendiskusikan terkait isu-isu global sampai dengan pencegahan bahaya destruktif dan penyalahgunaan narkotika, napza dan zat adiktif lainnya.

“Harapan kami para pemuda dapat menjadi benteng sekaligus motor penggerak perubahan ke arah yg lebih baik (revolusi mental),” tegasnya.

Sementara itu Kontingen KPN Provinsi Banten yang akan berlayar nanti adalah, M. Trisna Saputra (23) sekaligus leader kontingen, ia merupakan Jawara pilihan Kabupaten Lebak serta alumni Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) saat ini ia berprofesi sebagai guru olah raga di SMKN 1 Cipanas Kabupaten Lebak.

Yang selanjutnya adalah Abdul Latif (19) ia adalah seorang Mahasiswa jurusan Pendidikan Jasmani di STKIP Setia Budi Rangkasbitung. Bukan saja pria, kontingen Banten juga mengutus seorang wanita. Dia adalah Diyan Purnama Sari (20) Srikandi Banten utusan Kabupaten Tangerang ini baru saja menyelesaikan Studi S-1 dan sekarang berprofesi sebagai tutor bahasa inggris dan asisten trainer di salah satu Yayasan Motivator.

M. Trisna Saputra dan 2 orang rekannya, akan memulai pengarungan pada Selasa 4 Oktober 2016 dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, bersama ratusan pemuda dari 33 Provinsi yang lainnya, kemudian akan transit di Ujung Pandang Sulawesi Selatan dan Pontianak dan berakhir di Pulau Karimata, Kalimantan Barat untuk mengikuti kegiatan puncak Sail Karimata 2016. (*)