KPU Tetapkan 50 Umbul-umbul Per Kecamatan dan 5 Spanduk Per Desa untuk Kampanye di Kabupaten Serang

kpu-kabupaten-serangSERANG, BCO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang, menggelar Rapat Koordinasi terkait penetapan titik- titik pemasangan alat peraga kampanye (APK) pada Pilkada Banten 2017 ini, Kamis kemarin 20 Oktober 2016.

Dikatakan Koordinator Divisi Teknis KPU Kabupaten Serang, Idrus, penentuan titik APK ini ada sedikit yang berbeda dengan Pilkada sebelumnya, yaitu tim pasangan calon (Paslon) diberikan ruang untuk memasang APK tersebut sesuai dengan yang telah disepakati bersama KPU.

“Untuk Baligho, ada lima titik yang dicetak oleh KPU, di Ciruas, Cikande, Petir, Cinangka dan Kramatwatu,” kata Idrus saat ditemui usai rapat koordinasi dengan Pemda Serang, Polres Serang, Polres Cilegon, Dandim Serang dan Cilegon, Satpol PP dan timses kedua bakal pasangan calon.

Ia mengungkapkan, sesuai dengan Peraturan KPU dan arahan dari KPUD Banten, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, diperbolehkan untuk mencetak APK sebanyak 150 persen dari alat peraga yang telah dicetak oleh penyelenggara.

“Misal KPU mencetak 5 APK, berarti APK yang diperkenankan dicetak oleh pasangan calon sebanyak 7 APK, jadi baligho di Kabupaten Serang berjumlah 12, kalau ada diluar itu, maka ilegal,” terangnya.

Ia mengungkapkan, untuk umbul-umbul, ia menyiapkan untuk setiap kecamatan berjumlah 20 titik dan dari paslon 30 titik, jadi total semua umbul-umbul disetiap kecamatan berjumlah 50 titik.

Sementara untuk spanduk, pihaknya menyediakan jumlah sebanyak 2 titik per desa yang dicetak KPU dan paslon 3 titik, jadi 5 spanduk setiap desa, dikali 326 desa di Kabupaten Serang.

“Kalau APK dari KPU mutlak, APK yang dipasang oleh calon A dan calon B harus berdampingan, tapi kalau dari paslon tidak ada ketentuan berdampingan tapi pada dasarnya paslon tidak ada yang keberatan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, untuk design yang digunakan sebagai APK semuanya sama dengan diberi kode khusus yang disepakati oleh KPU Banten, Bawaslu Banten dan pasangan calon.

“Untuk menghindari APK berlebihan, paslon menyerahkan jumlah bukti dari percetakan dan kalau ada kelebihan itu ranah Panwas, yang penting sesuai dengan jumalah dan titik yang telah ditentukan,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Panwas Kabupaten, Serang, Abdurahman yang juga ikut dalam Rakor yang di selenggarakan di Kantor KPU Banten, menerangkan pihaknya juga akan memantau pemasangan alat peraga kampanye tersebut.

“Kita nanti akan awasi pemasangan APK tersebut, dan kalau ada APK liar kita akan langsung tindak karena kan semuanya sudah dipersiapkan, kami juga telah melakukan koordinasi dengan Satpol PP dan aparat Kepolisian,” ujarnya pada kesempatan yang sama. (*)