20 Jaksa dan 85 Penyidik Kepolisian Siap Tangani Kasus Pidana Pemilu Pilgub Banten

gakumduSERANG, BCO - Dalam Rapat Koordinasi bersama Polda Banten dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten di Hotel Le Dian, Jumat 21 Oktober 2016. Terungkap sebanyak 20 Jaksa dan 85 Penyidik Dirreskrim akan diterjunkan untuk melakukan proses hukum tindak pidana Pemilu yang mungkin akan terjadi di Pilgub Banten 2017.

Sebanyak 20 Jaksa dan 85 Penyidik ini akan bergabung bersama Bawaslu Banten sebagai personel di Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu).

Dikatakan Koordinator Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Banten, Septi Anggraeni, pihaknya telah menyiapkan jaksa-jaksa khusus untuk ditempatkan di sentra Gakumdu dan akan melakukan piket setiap harinya.

“Kita akan menugaskan jaksa-jaksa piket setiap hari dan mereka lah jaksa Pemilu jadi dari mulai laporan mereka kan tahu bertiga, masak laporan itu, memproses nah akhirnya kan kalau dari awal sudah bekerja sama komitmen, sudah memahami materi laporan kan pandangan perkaranya enak, gak usah bulak balik laporan karena dari awal sudah tahu jaksanya polisinya dan bawaslunya,” ujarnya usai menjadi pembicara di Rakor Gakumdu di Hotel Le Dian, Kota Serang.

Selain jaksa khusus dari Kejaksaan Tinggi Banten yang nantinya akan bertugas menjalankan Sentra Gakumdu di Kantor Bawaslu Banten diantaranya juga termasuk penyidik khusus dari Kepolisian Daerah Banten.

“Kita Komitmen dari Kejaksaan Kita tugaskan Jaksa Khusus, Kepolisian juga penyidik khusus, dari Bawaslu untuk piket setiap hari. Kita akan berkolaborasi bertiga dalam penanganan tindak pidana pemilu yah, apabila ada laporan masuk sampai ke penuntutan kita terlibat aktif dari awal,” imbuhnya.

Selain ditempatkan di Sentra Gakumdu di Kantor Bawaslu Banten, Jaksa dan Penyidik khusus juga akan di tempatkan di Sentra-sentra Gakumdu di Panwas kabupaten/kota di Provinsi Banten.

“Membentuk sentra Gakumdu juga di seluruh Kejari itu yang pertama, biarpun pelaporan kewenangan Bawaslu tapi kita memfasilitasi, kadang-kadang masyarakat itu tahunya lapor ke kejaksaan, tapi nanti kita arahkan,” pungkasnya.

Dibenarkan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum), Polda Banten Kombes Pol Adrin Hutabarat bahwa pihaknya telah menyiapkan sebanyak 12 penyidik dari unsur Polda Banten dan 4 orang penyidik dari 5 Polres di wilayah hukum Polda Banten.

“Penyidik Polda Kita siapkan 12 orang dan dari Polres, Kita kan punya lima Polres masing-masing yang akan menjadi penyidik di Sentra Gakumdu adalah, Kasat, kanit dan 2 orang penyidik, tinggal bagaimana kebutuhan, Tangerang malah lebih banyak,” ujarnya pada kesempatan yang sama.

Sebelumnya disebutkan Kapolda Banten, Brigjen Pol Listio Sigit Prabowo, menyebutkan sebanyak 85 penyidik di wilayah hukumnya telah disiapkan untuk bertugas di sentra Gakumdu.

“Kita sudah siapkan penyidiknya, termasuk prosedur kerjanya juga,” ujar Kapolda usai bertemu KPUD Banten, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Banten, Pramono U Tanthowi menjelaskan urgensi terbentuknya sentra Gakumdu ini karena tahapan kampanye di Pilgub Banten yang semakin dekat sehingga perlu lembaga tersebut agar penangan tindak pidana Pemilu bisa dilakukan lebih cepat.

“Kita terbatas waktu dalam melakukan upaya penyidikan sehingga keterpaduan lembaga-lembaga seperti kepolisian dan kejaksaan perlu dalam proses hukum tindak pidana Pemilu, yang paling dekat tahapan yang saat ini bahkan memiliki potensi tindak pidana Pemilu yang tinggi tahapan kampanye, politik uang misalnya itu yang juga jadi fokus Bawaslu,” ujarnya. (*)