Kadispar Banten dan Ketua PHRI Pandeglang Yakin Kanderon Go Global

Ornamens dan Ketua PHRI BPC Pandeglang Widi Widiasmanto berfoto usai Dialog Kampanye Kanderon di Tanjung Lesung Beach Resort, Sabtu malam. Dialog tersebut dilakukan live streaming FB.

Ornamens dan Ketua PHRI BPC Pandeglang Widi Widiasmanto berfoto usai Dialog Kampanye Kanderon di Tanjung Lesung Beach Resort, Sabtu malam. Dialog tersebut dilakukan live streaming FB.

PANDEGLANG - Kampanye Kanderon dilakukan Komunitas muda Pandeglang yang tergabung dalam Ornamens atau Orok Menes pada Sabtu 25 Februari 2017 di Tanjung Lesung Beach Hotel, mendapatkan tanggapan positif dari berbagai kalangan. Di antara yang memberikan tanggapan positif adalah Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten E. Nurcahyati dan Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) BPC Pandeglang Widi Widiasmanto.

Dalam percakapan grup WhatsApp yang khusus membahas tata kelola pariwisata, Kepala Dispar Banten ini mengajak seluruh elemen untuk menciptakan ekonomi kreatif dari Kanderon. Eneng Nurcahyati juga optimistis bahwa Kanderon yang tampil dengan sentuhan modivikasi modern dan elegan dapat go internasional. “Yuk ciptakan ekonomi kreatif dari Kanderon. Kanderon (bisa) go internasional,” tulis Eneng.

Eneng juga mengharapkan inovasi kreatif dari perajin Kanderon dengan sentuhan menarik sehingga dapat diterima seluruh kalangan, termasuk untuk para wanita. “Perlu ada inovasi. Jika dibuat lukisan di kanderonnya atau agak dimodel sehingga untuk konsumen perempuan lebih oke bawanya,” ujar Eneng.

Tidak hanya Eneng, Ketua PHRI BPC Pandeglang Widi Widiasmanto juga merasa yakin, jika Kanderon disentuh oleh tangan-tangan kreatif bisa goglobal. “Ini (Kanderon-red) produk lokal yang (bisa) go global,” ujar Widi pada saat melakukan siaran langsung dialog Kampanye Kanderon di Loby Tanjung Lesung Beach Hotel, Sabtu malam kemarin.

Menurut Widi, pihak hotel dan restoran juga bisa menerima Kanderon sebagai sebagai salah satu karya tangan yang dapat dipasarkan. “Bisa saja pihak hotel memberikan Kanderon sebagai cinderamata pada saat penyambutan dan hal itu mungkin tentatif bergantung pada kondisi. Tetapi, perajin bisa menitipkan Kanderon untuk dipasang di displai outlet hotel. Bahkan kalau di Tanjung Lesung ini, kita bisa siapkan displai khusus untuk Kanderon sekaligus tempat untuk perajin yang membuat langsung di lokasi. Ini juga bisa menarik pengunjung dan Kanderon menjadi mudah tenar,” ujar Widi yang juga GM Tanjung Lesung Beach Hotel ini.

Baca Juga: Ini Tujuan Kampanye Kanderon oleh Orok Menes

Diketahui bahwa Kanderon adalah sebuah benda berbentuk tas yang terbuat dari bahan baku anyaman daun pandan kering. Tas tersebut merupakan warisan leluhur yang saat ini masih dapat bertahan di Pandeglang. []