Banyak Warga Tertimpa Bangunan, Puluhan Rumah di Margagiri Rusak Disapu Puting Beliung

PANDEGLANG - Puluhan rumah warga Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, mengalami kerusakan akibat disapu angin puting beliung, yang terjadi Rabu 15 Februari 2017, pukul 1.00 WIB Dini hari. Akibat bencana tersebut, sebanyak 25 rumah rusak berat dan 15 rumah rusak ringan.

Dalam bencana tersebut, tidak hanya kerugian materi yang dialami oleh warga, tetapi ada sejumlah warga yang mengalami luka-luka akibat tertimpa bangunan rumah tersebut, seperti yang dialami oleh Jamsi (70) waga Kampung Bamahilir, Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran mengalami luka dalam pada bagian punggung dan luka lain pada bagian kepala akibat tertimpa bangunan.

Salah seorang korban puting beliung, Sunarta mengatakan, pada saat kejadian, ia bersama keluarganya yang lain sedang tidur pulas. Namun terdengar anaknya menangis seperti kesakitan, saat bangun dirinya juga sempat kaget kalau ia juga tertimbun bangunan rumahnya yang ambruk itu.

“Saya mendengar anak saya nangis, pas saya bangun saya juga tertimbun bangunan. Langsung saya mencari anggota keluarga yang lain,” ungkap Sunarta saat ditemui di lokasi.

Tidak ada korban jiwa pada bencana yang menimpanya tersebut, tetapi kata dia, orang tuanya,Jasmi, yang tinggal di rumah kakaknya yang juga roboh akibat bencana tersebut, mengalami luka dalam pada bagian punggung dan kepala. “Ibu saya mengalami luka yang tinggal di rumah kakak saya Suhanda, mengalami luka-luka. Karena tertimpa bagian bangunan,” katanya.

Suhanda, membenarkan, kalau orang tuanya mengalami luka akibat tertimpa bangunan rumahnya. Saat ini kata dia, korban tengah dievakuasi di rumah saudaranya yang lain, namun belum diberikan penanganan oleh pihak medis. “Masih dirawat di rumah, adapun luka yang dialami korban, yakni memar pada bagian punggung dan luka pada anggota tubuh yang lain seperti kepala dan tangan,” jelasnya.

Terpisah Kepala Desa Margagiri, Imanudin membenarkan kalau puluhan rumah warganya terkena bencana angin puting beliung. “Kejadiannya tadi malam sekira pukul 1.00 WIB. Kami saat ini masih melakukan pendataan,” katanya. Akibat bencana tersebut, pihaknya berharap kepada pemerintah untuk segera menurunkan bantuan. Karena sebagian besar rumah yang terkena bencana tidak bisa ditempati lagi akibat kerusakan yang dialami cukup parah. Selain itu, ada sebagian warga mengalami luka akibat tertimpa bangunan.

“Yang terdata saat ini warga yang mengalami luka dua orang, namun kemungkinan masih ada warga lain, sialnya pendataan yang kami lakukan belum selesai,” ujarnya.

Ditemui di lokasi, Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban mengatakan, akan langsung melakukan rapat bersama Bupati dan Instansi terkait untuk membahas persoalan tersebut. Menurutnya, kalau bantuan sementara seperti makanan siap saji dan untuk perabotan rumah tangga akan langsung diturunkan hari ini, tetapi kalau untuk bantuan bangunan akan dirapatkan dulu bersama SKPD terkait.

“Hari ini kami akan langsung rapat membahas para korban bencana puting beliung ini, mudah-mudahan untuk bantuan perbaikan rumah para korban bisa langsung direalisasi,” imbuhnya. (Achuy)