Beranda Lebak Penderita Gizi Buruk Di Lebak Capai 157 Anak, Dinkes Perkuat Lintas Sektoral

Penderita Gizi Buruk Di Lebak Capai 157 Anak, Dinkes Perkuat Lintas Sektoral

273
0
BERBAGI

BERITA BANTEN- Penanggulangan dan pencegahan gizi buruk di Kabupaten Lebak, rupanya terus menjadi perhatian serius pihak Pemkab Lebak. Bahkan agar penanggulangan serta pencegahannya mampu dilakukan dengan baik, maka Pemkab melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak, kini memperkuat kerjasama dengan lintas sektoral atau dengan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Hal itu harus berjalan dengan baik, karena faktor utama terjadinya gizi buruk, bisa akibat faktor kemisikinan keluarga, tidak memilikinya lapangan pekerjaan, minimnya pendidikan dan lain-lain.

Kepala Dinkes Lebak, HM Sukirman yang ditemui usai membuka acara sosialisasi penanggulangan gizi buruk lintas sektoral di Gedung Sugri Rangkasbitung, Selasa (17/7/2018) mengatakan,  persoalan gizi buruk yang terjadi pada balita, bukan hanya persoalan minimnya pengetahuan kesehatan yang dialami masyarakat yang memiliki balita, tetapi banyak pula faktor penyebabnya. Untuk itu, agar penangulangan maupun pencegajan gizi buruk mampu dilakukan dengan baik, maka sejumlah SKPD diminta untuk turut intens melakukan penanggulangan dan pencegahannya.

“Pada acara penanggulangan gizi buruk lintas sektoral ini, turut kami undang sejumlah SKPD dan lembaga lintas sektoral seperti Kantor Kementrian Agama Lebak. Kepada sejumlah SKPD dan lembaga sektoral telah kami ajak untuk melakukan penanggulangannya bersama-sama,” ujar HM Sukirman.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinkes Lebak, Sri Agustina menambahkan, bila seluruh masyarakat paham terhadap kesehatan anak, paham terhadap makanan yang bergizi untuk balita atau anak, memiliki pendidikan yang cukup serta memiliki penghasilan untuk menghidupi keluarga, maka kasus gizi buruk tidak akan mungkin terjadi.

Makanya agar upaya penanggulangan dan pencegahanya berjalan sesuai harapan, maka pihaknya melalui acara penanggulangan gizi buruk lintas sektoral ini mengundang berbagai pihak seperti SKPD dilingkungan Pemkab, Kantor Kementrian Agama Lebak, para camat serta sembilan TPG dari sembilan kecamatan.

“Data jumlah fluktuatif penderita gizi buruk hingga bulan ini di Lebak sebanyak 157. Jumlah tersebut sedang kami tanggulangi,” terang Sri Agustina. L. SANDY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here